Indonesian Mining Association


  • Buat akun
    *
    *
    *
    *
    *
    Fields marked with an asterisk (*) are required.

AMBIL ALIH FREEPORT, JK MINTA MENTERI SIAPKAN SECARA MATANG

Surel Cetak PDF

Ilyas Istianur Praditya

WAKIL Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meminta kepada para menteri terkait untuk benar-benar mempersiapkan segala hal sebelum mengambil alih mayoritas saham Freeport Indonesia dari Amerika Serikat (AS).

Wapres JK mengaku, soal pengambilalihan perusahaan yang selama ini dikelola asing, dia tidak ingin Indonesia seperti Venezuela.

"Venezuela itu bangkrut gara-gara mereka menaturalisasi semua proyek, akhirnya investor keluar, lalu produksinya turun, ditambah dikorupsi, akhirnya Venezuela jadi seperti sekarang," kata JK di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

"Freeport sudah bekerja lama sekali di negeri kita ini, kita ingin percepat divestasi-nya, padahal masih banyak proyek tambang lainnya yang belum diselesaikan. Jadi soal ini (Freeport Indonesia), tidak usah terlalu cepat mengambil alih," ucap JK.

Dia meminta kepada para menterinya untuk lebih mempersiapkan kemampuan dan teknologi terlebih dahulu sebelum meng-ambil alih perusahaan yang selama ini menjadi milik asing.

Tak hanya soal sumber daya manusia dan teknologi, menurut JK, Indonesia mem-butuhkan modal besar juga jika ingin mengambil alih Freeport Indonesia. Hal ini yang masih menjadi pertanyaan JK.

"Banyak negara yang buru-buru ambil keputusan mengakibatkan banyak orang menjadi tidak percaya dengan negeri itu sendiri. Sekarang ini kita sedang butuh banyak investasi," kata JK.

JK mengaku, saat ini jangan terlalu fokus terhadap divestasi Freeport Indonesia saja, melainkan juga harus memperhatikan berbagai proyek tambang lain yang saat ini belum juga terselesaikan. Seperti salah satunya proses pembangunan smelter.

"Bahwa kalau punya modal cukup bikin smelter saja kita selesaikan dulu, jangan terlalu cepat untuk ambil satu kebijakan. Banyak hal migas kita stagnan, kita butuh lama bangun itu semua karena kita tidak konsiten juga kadang-kadang. Ini kritikan saya juga," tutur dia. (Yas)

Sumber : Liputan 6, 02 Nopember 2017

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 16 November 2017 07:16 )